<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="3510">
<titleInfo>
<title>STRATEGI dan PROBLEM SOSIAL POLITIK PEMERINTAHAN OTONOMI DAERAH INDONESIA</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Simanjuntak, Bungaran Antonius</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Rosramadhana</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm></place>
<publisher>Yayasan Pustaka Obor Indonesia</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition>Ed.1 Cet. 1</edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvi + 278 hlm., 14,5 x 21 cm.</extent>
</physicalDescription>
<relatedItem type="series">
<titleInfo>
<title>-</title>
</titleInfo>
</relatedItem>
<note>Buku ini mengurai situasi berbagai aspek sosial,budaya, politik, dan sejarah dalam rangka pelaksanaan dan upaya mensukseskan era otonomi daerah di Indonesia.Peran perempuan di era otonomi di awal buku ini dipaparkan secara faktual tentang kemampuan memperoleh kekuasaan untuk mendapatkan suatu hasrat jabatan politik di lembaganya.Bahkan kaum perempuan sendiri tampaknya masih berpikiran sempit,bahwa peremopuan fungsinya adalah home service atau chidren service ,family service untuk keluarga luas,social service atau tetangga dan lingkungan ,terutama husband service.
Pergerakan sosial politik di era otonomi daerah juga di urai dalam buku ini secara holistik,dalam aspek kelompok masyarakat,kebijaskan program pembangunan ,gerakan anti korupsi,sampai pada setan penghambat korupsi era otonomi daerah di Indonesia.
Pada tulisan terakhir buku ini dipaparkan juga suatu keinginan penulis untuk membongkar kasus korupsi .Penulis mengharap agar keinginan melakukan korupsi bisa di cegah,maka hukum yang diterapkan dalam kasus korupsi harus membuat orang menjadi takut melakukan korupsi .Hukum yang di jatuhkan harus sangat berat Seperti pernah diucapkan presiden Joko Widodo baru-baru ini, bahwa pungli 10.000 rupiah pun harus di tindak. Penulis sangat setuju dengan gagasan itu.Bahkan penulis mengususlkan agar DPR membuat legislasi hukuman dalam bentuk undang-undang yang lebih berat dari yang berlaku saat ini.DPR harus kreatif menciptakan hukuman atau undang-undang yang mempunyai efek jera.Jangan ada hukuman ringan yang di jatuhkan kepada koruptor,yang membuat pelaku tidak takut.</note>
<classification>352.14 Ros s</classification><identifier type="isbn">9786024336547</identifier><location>
<physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS HANG TUAH SURABAYA Jalan Arif Rahman Hakim No.150 Surabaya</physicalLocation>
<shelfLocator>352.14 Ros s</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">MAP2021050</numerationAndChronology>
<sublocation>S-2 (R. Ka. Prodi MAP)</sublocation>
<shelfLocator>352.14 Ros s</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:image>img499.jpg.jpg</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>3510</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-30 09:39:42</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-03-30 09:45:17</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>