<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="4908">
<titleInfo>
<title>Keadilan, Demokrasi, dan Korupsi :</title>
<subTitle>Esai-Esai tentang Perilaku Elit Daerah dan Lemahnya Penegakan Hukum</subTitle>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Sholahudin, Umar</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Malang</placeTerm></place>
<publisher>Intrans Publishing</publisher>
<dateIssued>2017</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition>Cet. 1, November 2017</edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiv,186p.;23 cm</extent>
</physicalDescription>
<relatedItem type="series">
<titleInfo>
<title>-</title>
</titleInfo>
</relatedItem>
<note>Secara keseluruhan sejak 2004 hingga Juni 2017, data statistik KPK menyebutkan ada 78 kepala daerah yang berurusan dengan KPK. Rinciannya, 18 gubernur dan 60 wali kota atau bupati dan wakilnya. Masalah korupsi adalah masaah kronik yang menimpa Indonesia. Transparency International pada 2016 menempatkan Indonesia di posisi tujuh. Sedangkan dari 176 negara yang menjadi sasaran survey, Indonesia menduduki peringkat ke-90.
Berbagai langkah ditempuh oleh pemerintah. KPK adalah salah satu wujud penyelesaian masalah ini. Selain itu, reformasi birokrasi juga ditempuh untuk meningkatkan profesionalisme aparatur negara dan untuk mewujudkan tata pemerintahan yang baik. Belum lagi sebelumnya, otonomi daerah yang digadang sebagai penyelesaian masalah ini pun juga akhirnya jadi boomerang. Korupsi yang awalnya tersentral pun kini akhirnya menjamur dan berjejaring di daerah lokal. Belum lagi praktik-praktik para pemangku kebijakan (parlemen) yang dengan kuasanya ingin memperkaya dirinya sendiri dengan mengatasnamakan kepentingan rakyat.</note>
<classification>345.01 Sho k</classification><identifier type="isbn">9786026293381</identifier><location>
<physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS HANG TUAH SURABAYA Jalan Arif Rahman Hakim No.150 Surabaya</physicalLocation>
<shelfLocator>345.01 Sho k</shelfLocator>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>4908</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-15 11:28:37</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-15 11:43:26</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>