Detail Cantuman Kembali

XML

Pembangunan Sosial di Wilayah Perbatasan : Kapuas Hulu, Kalimantan Barat


Wilayah perbatasan antar Negara seharusnya menjadi beranda terdepan dari Negara Indonesia, dan tentunya harus memiliki keunggulan dan daya saing yang mampu meningkatkan keunggulan-keunggulan lokal dan regional sehingga wilayah perbatasan memiliki posisi tawar ketika berhadapan dengan Negara tetangga. Namun pada kenyataannya, wilayah perbatasan justru menjadi halaman belakang yang tidak terurus, kondisinya miskin insfrastruktur dan masyarakatnya cenderung tertinggal. Sementara, wilayah perbatasan negara tetangga Malaysia dibangun dengan cukup baik, penataan ruang sosial dan ekonominya sangat terintegrasi, penduduk yang mau bekerja dan menetap di wilayah ini disubsidi oleh Negara, sehingga kondisi ekonomi dan kesejahteraannya sejajar dengan penduduk di perkotaan. Pada posisi Indonesia, wilayah perbatasan Kalimantan Timur-Kapuas Hulu ruang fisik dan ruang sosial belum terintegrasi dengan baik. Sehingga sumberdaya alam dan sumberdaya manusia belum belum memiliki daya saing. Seharusnya berhadapan dengan Negara tetangga Malysia, harus mampu mengambil peran sebagai pemasok kebutuhan bidang yang tidak dimilikinya.
Henny Warsilah dan Dede Wardiat
Warsilah, Henny - Personal Name
Wardiat, Dede - Personal Name
Ed. 1 Juli 2017
341.4 War p
978-602-433-514-4
341.4 War p
Text
Indonesia
Yayasan Pustaka Obor Indonesia
2017
Jakarta
20,5cm x 14cm Hal. xiv + 191
20,5cm x 14cm Hal. xiv + 191
LOADING LIST...
LOADING LIST...