Detail Cantuman Kembali

XML

Diskursus Demokrasi Deliberatif di Indonesia


Demokrasi diyakini dapat menuntun kehidupan manusia menuju tercapainya cita-cita universal manusia, yakni kebebasan, kesetaraan, dan kesejahteraan, kini telah mengalami transformasi dan modifikasi sedemikian rupa hingga memunculkan varian-varian teoretis yang makin rumit untuk dipahami. Demokrasi memang bukan proyek penataan masyarakat berbangsa dan bernegara yang dapat dicapai dan dijalankan secara instan dan mudah. Pada tahun-tahun awal pasca-orde baru (pasca 1998 hingga kini) di Indonesia, diskursus demokrasi deliberatif menjadi salah satu alternative ide-baik secara normatif-etis maupun secara praksis-empiris yang banyak dibicarakan, dirujuk dan bahkan dikritik oleh berbagai kalangan. Demokrasi deliberatif diklaim sebagai pendekatan teoretis maupun praktik yang ideal dalam usaha membangun legitimasi politik negara modern melampaui bermacam pendekatan lain sebelumnya. Oleh karena itu, demokrasi deliberatif diklaim sebagai alternatif sistem kultur- politis yang bisa diterapkan di mana pun. Dalam buku Diskursus demokrasi deliberatif di Indonesia ini membahas lima hal antara lain : kritik gagasan demokrasi deliberative atas tradisi-tradisi demokrasi sebelumnya; varian-varian teori demokrasi deliberative ; diskursus demokrasi deliberative dengan gagasan musyawarah mufakat (konsep “demokrasi desa” maupun”gotong royong”) yang menjadi ruh sila ke empat Pancasila; konsep kedaulatan dan negara-bangsa (nation-state) di tengah pusaran globalisasi; dan masa depan teori demokrasi deliberative menghadapi para kritikus.
Fahrul Muzaqqi
Muzaqqi, Fahrul - Personal Name
Cet. 1 Tahun 2019
321.804 Muz d
978-602-473-048-2
321.804 Muz d
Text
Indonesia
Airlangga University Press
2019
Surabaya
xvii, 233p.; 23 cm
1 Eksemplar
LOADING LIST...
LOADING LIST...