Detail Cantuman Kembali

XML

Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat


Pembangunan jelas bukan sekedar perkara teknis-ekonomis; mengintroduksi dan mengimplementasikan proyek-proyek fisik atau mengucurkan subsidi. Pengalaman tiga dasawarsa lebih yang lalu (1966-1998) mengajarkan betapa pembangunan merupakan proses yang amat berurusan dengan harkat martabat manusia.
.
Ditangan rezim Orde Baru, pembangunan justru menunjukkan wajahnya yang eksploitatif dan monopolistik hampir di seluruh kehidupan bangsa ini. Atas nama pembangunan, rezim tersebut tampak leluasa berlaku tidak adil, tidak demokratis dan memusuhi siapa saja yang dianggap menghalangi kehendaknya. Alhasil, masyarakat pun hidup dengan dicekam ketakutan dan penderitaan.
.
Belajar dari kebangkrutan moral dan legitimasi rezim semacam itulah, usaha membangun masyarakat yang mengandung relevansi emensipatoris hanya dapat dilakukan jika turut memasukkan upaya pemberdayaan masyarakat. Bukan saja memerangi kemiskinan dan kesenjangan, tetapi juga memungkinkan masyarakat untuk menjadi lebih aktif, penuh inisiatif dan mandiri menuju "Indonesia Baru".
Dr. Sunyoto Usman
Usman, Sunyoto - Personal Name
Cet. 6 April 2010
338.9 Usm p
979-9075-60-2
338.9 Usm p
Pemberdayaan Masyarakat
Text
Indonesia
Ikatan Akuntan Indonesia
2006
New York
viii,309p.;21 cm
2 Eksemplar
LOADING LIST...
LOADING LIST...